Religious Gathering

Belajar Membaca Al-Quran untuk Anak-Anak (TPA)

Alhamdulillah, TPA An-nur bekerjasama dengan IIC London sudah berhasil membuka kegiatan belajar membaca Al-Quran pada hari Ahad 5-Februari 2017. kegiatan TPA ini merupakan kegiatan dengan tanpa pungutan biaya (Free) sehingga bagi saudara-saudara maupun anak-anaknya yang ingin belajar membaca Alquran silahkan datang di TPA An-nur yang saat ini masih bertempat di gedung IIC 22 Wakemans Hill Avenue.

Salah satu misi IIC adalah mempunyai sebuah Masjid Indonesia di London dan kendala saat ini adalah kendala biaya. oleh karena itu donasi saudara-saudara Muslim Indonesia akan terus memberi manfaat bagi muslim Indonesia untuk terus melakukan kegiatan salah satunya TPA di London sehingga kelak kita dapak melakukan kegiatan madrasah di Masjid IIC dimana sudah menjadi cita-cita kita di masa datang. oleh itu donasi saudara-saudara akan terus bermanfaat dan menjadi amal jariyah tabungan di akhirat. untuk berdonasi silahkan langsung mengunjungi Website IIC London www.iic-london.com

Erizal Erik LugmanBelajar Membaca Al-Quran untuk Anak-Anak (TPA)

Perpisahan Koordinator Pengajian dan Perkenalan penggantinya

Perpisahan Koordinator Pengajian Masyarakat Indonesia di London dan Sekitarnya Bapak Dindin Wahyudin dan perkenalan Koordinator Baru Bapak Thomas Siregar tanggal 28 Januari 2017 bertempat di gedung Indonesian Islamic Centre London. Hadir dalam acara tersebut Bapak Rizal Sukma selaku Duta Besar RI di London beserta isteri Ibu Hana Satriyo. Acara dimulai dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Quran kemudian tausiyah oleh Ustadz Hamim Syaaf, kemudian ramah-tamah yang ditutup dengan shalat Magrib berjamaah.

 

 

Memet P HasanPerpisahan Koordinator Pengajian dan Perkenalan penggantinya

Maulid Nabi di London diisi Barzanji

Masyarakat Indonesia di London, Ahad, memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan pembacaan barzanji dan lagu bernuansa Islami seperti Tala Al Badru Alayna diiringi dengan rebana.

Grup rebana para ibu ikut tampil dengan rebananya. Para ibu tersebut merupakan kelompok pengajian yang ada di Pusat Islam Indonesia (Indonesian Islamic Centre) di London.

Peringatan Maulud Nabi yang dimeriahkan dengan melantunkan puji-pujian berzanji serasa seperti suasana di Tanah Air. Model peringatan maulid tersebut seperti kebanyakan diadakan di masjid kampung, ungkap Nina, salah satu jamaah yang datang kepada Antara London, Minggu.

Peringatan Maulid Nabi ini diisi dengan tausiyah pertama oleh Murniati Mukhlisin, penulis dan konsultan Sakinah Finance mengenai keuangan keluarga. Murniati dosen di Essex University mengajak yang hadir untuk meneladani Rasulullah SAW dari semua aspek, bukan hanya dari segi masalah shalat dan puasa, tapi menyeluruh termasuk masalah keuangan.

Murniati mengupas masalah perencanaan keuangan keluarga, pencatatan dan penyelesaian utang, penyelesaian wasiat dan waris.

“Kali ini topiknya berbeda, saya ingin menyampaikan semangat yang lain supaya para keluarga Indonesia di London dapat pemahaman yang komprehensif tentang pengelolaan harta, supaya keluarganya senantiasa diberikan ketenangan (sakinah), tidak meletakkan harta di hati tetapi di tangan, karena itulah salah satu yang diajarkan Rasulullah SAW yang harus kita teladani,” ujar Murniati kepada Antara.

 

Pembicara kedua di acara peringatan maulid nabi ini adalah Ustadz Nurul Huda Haem, motivator dari Pesantren Motivasi Indonesia yang sedang berkunjung ke London. Ustaz yang dikenal dengan Ustaz Enha ini mengajak para hadirin untuk mempelajari kembali perjuangan Rasulullah SAW dalam dawah Islam, dimana nabi pernah dihina, disakiti, hingga beberapa kali ingin dibunuh. Namuh Rasulullah menunjukan uswatun hasanah yang luar biasa. Rasulullah selalu menghadapi musuh Islam dengan cara yang makruf yaitu secara bijaksana dan baik.

Ustaz Enha bersama rombongan umrah baru napak tilas ke kota Tha’if yang berdekatan dengan Mekah. Pada saat Nabi Muhammad hijrah dari Mekah ke Madinah, beliau melewati kota Tha’if. Disitulah Rasulullah SAW dilempari batu- batuan hingga berdarah – darah dilempari penduduk disana yang tidak mau menerima Islam saat itu.

Tha’if merupakan sebuah kota yang subur, yang kini hampir semua kota di Saudi Arabia mendapatkan pasokan buah dan sayuran dari sana. (cn/ant)

Sumber:
http://www.katawarta.com/kesra/maulid-nabi-di-london-diisi-barzanji

 

More Photos:
https://www.facebook.com/media/set/?set=a.10154895434362363.1073741870.610012362&type=3

 

Ahmad BukhoriMaulid Nabi di London diisi Barzanji

The Miracle of Sedekah – with Ust. Yusuf Mansyur

Alhamdulillah, kali ini Ustadz Yusuf Mansyur berkesempatan untuk bersilaturrahim ke London, dan mampir di gedung IIC untuk memberikan tausyiah kepada jamaah. Sedianya acara ini akan dilaksanakan di gedung KBRI, namun qadarullah dikarenakan satu lain hal maka acara dilaksanakan di Gedung IIC tercinta.

Subhanallah, antusiasme jamaah yang hadir luar biasa, sehingga sampai rela duduk berhimpir-himpitan.. namun pengajian dapat berjalan secara tertib dan lancar.

Pada kesempatan ini juga, acara diawali dengan tahlilan dan do’a bersama, untuk almarhum H.Sidi Hansri Tando bin sidi Tando, semoga Allah SWT memberikan tempat terbaik di sisi-Nya. Aamiin allahumma aamiin..

Yusuf Mansyur hadir disambut dengan lantunan merdu lagu Talaal Badru dari group qasidah An Nisa, dilanjutkan makan malam bersama. Pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh ibunda Kartini Kholil dengan saritilawah kemudian dilanjutkan Sambutan ketua IIC oleh Bapak Memet P Hasan.

Kajian oleh Ustadz, Yusuf Mansyur berlangsung sekitar 2 jam, dan menekankan bahwa segala sesuatunya harus kita dasari karena iman kepada Allah, jangan sampai justru kita terbalik menuhankan ikhtiar kita diatas Sang Pemilik alam semesta ini.

 

more photos:
https://www.facebook.com/bukhoryart/media_set?set=a.10154700640882363.1073741869.610012362&type=3

www.iic-london.com

Ahmad BukhoriThe Miracle of Sedekah – with Ust. Yusuf Mansyur